[Tema 6] Ibu dan Aku

Ibu

Kau berkisah padaku

Saat duka menggelayuti

Dusta tak kuasa kau tutupi lagi

Ukirlah senyum walau badai menerpa

Jika menghendaki asmara menyelimuti

Getir sanggup kubendung

Jika aku terasingkan

Terkadang kelurusan itu menusuk, bukan?

Sehingga kecemasan bergelora di batin

Aku mendambakan setiap detik perjalananku ditemani dirimu

Namun, peristiwa-peristiwa yang membuatku berang semakin menumpuk

Kita memang serupa

Kini, aku sudah mampu menyelaminya

Kelak, ketika pangeranku datang

Dapatkah aku merombak diriku?

Semua itu mungkin, bukan?

Kegembiraan itu bagai magi

Tapi tak berpendar

Kedengkian itu hanya kekeliruan

Jadi jangan biarkan air mata mengalir

Aku menempuh suratan nasib yang kaku

Aku pergi dari pondok

Meratap di bawah langit

Menanti kedatanganmu, Ibu

Ibu

Ketika kau menggenggam tanganku

Lara memudar

Kehangatan bersemi di diriku kala kau bersamaku

Bermesraan denganmu

Pelangi menghiasi hidupku

Dikarenakan kau menjadi Ibuku

Ditulis oleh Tantri untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat di sini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s