[Tema 6] Ibu

Uhuk! Uhuk! Uhuk! Terdengar batuk ibu dari kamarnya. “Ibu sakit?” tanyaku membuka pintu kamarnya.

“Ibu nggak apa-apa, Tan,” jawabnya dengan senyum. “Cuma batuk biasa kok.”

“Baiklah, kalau ibu butuh apa-apa panggil Intan ya.”

Ibu mengangguk. Aku kemudian keluar dari kamar ibu. Dari kemarin ibu batuk-batuk terus. Sudah kuajak pergi ke dokter, namun tetap saja ia tak mau. Yah, begitulah ibu. Keras kepala. Keras kepala dalam menyembunyikan perasaannya. Sesakit apapun, ibu tetap tersenyum berusaha menyampaikan pesan bahwa ia tak apa-apa.

Aku merebahkan tubuhku di atas kasur yang tak terlalu empuk ini. Memandang langit-langit kamarku, pikiranku kembali tertuju pada ibu. Sebagai guru taman kanak-kanak, ibu harus menghidupi kedua anaknya, aku dan adikku, seorang diri. Ayah telah berpulang setahun setelah adikku lahir. Sedih rasanya jika memikirkan hal ini. Namun sebisa mungkin aku tahan, karena ibu selalu menunjukkan kebaikan hatinya, memberikan semangat kepadaku, mengarahkanku agar tak terjerumus dalam lembah kesedihan. Meski aku tahu, ibu juga sedih.

Takdir bahwa ayah sudah tiada sulit aku terima. Terkadang aku menangis dan pergi dari rumah, pergi ke taman dan menangis disana. Tak pernah terlintas dibenakku akan bahayanya pergi sendirian, terlebih lagi aku masih kecil. Aku ingin menenangkan diri, pikirku. Namun ibu selalu menjemputku. Ibu selalu tahu kemana aku pergi.

Saat di rumah, kemudian ibu menjelaskan bahwa hidup itu berjalan ke depan. Yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Tak usah terlalu dipikirkan. Pikirkan tentang masa depan, akan diisi dengan apa. Walaupun saat itu aku masih kecil, namun aku mengerti apa yang dikatakan ibu.

Kesedihan yang kurasakan sepertinya terasa hangat, karena kasih sayang yang ibu berikan. Kelembutan ibu, begitu terasa hangat. Aku bahagia, karena ibu disampingku.

Ditulis oleh Rizqi Arum Prastuti untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat di sini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s