[Tema 10] Aku, Hikari, dan Layangan

Aku berlari-lari mengelilingi padang rumput sambil terus mengulur layanganku. Jauh di ujung sana kulihat Hikari juga sedang mengulur layangannya. Di padang rumput ini, aku sangat suka sekali bermain layangan bersama Hikari, seorang anak perempuan cantik yang tinggal tidak jauh dari rumahku.

Walaupun seorang perempuan, tapi Hikari sangatlah ahli dalam bermain layangan. Ia bahkan sangat suka menjatuhkan layangan-layangan yang diterbangkan oleh anak-anak lelaki di atas bukit. Karena itu aku terkadang hanya diam terpaku menyaksikan atraksi layangan yang dilakukannya.

Entah sejak kapan aku mulai suka bermain layangan bersama Hikari. Hampir setiap ada angin besar kami selalu pergi ke tempat ini, seakan-akan anginlah yang menuntun kami untuk bertemu di padang rumput ini. Kami selalu bermain sepanjang hari, seakan tiada satupun yang bisa memisahkan kami, kecuali hujan. Hanya hujanlah yang bisa memisahkan aku dan Hikari, juga memisahkanku dari permainan layangan kesukaanku ini.

Pada suatu sore di musim panas, angin berhembus dengan sangat kencang. Aku langsung berlari ke padang rumput sambil membawa layangan warna merah kesukaanku. Seperti dugaanku, Hikari sudah berada disana. Tapi ia tidak mengulur layangannya, ia hanya duduk terdiam di samping layangan berwarna biru kesukaannya.

“Hikari, ayo kita bermain layangan lagi,” ucapku padanya.

“Kamu main duluan aja deh,” jawabnya.

Aku langsung mengulur layanganku. Sesekali aku melirik ke arah Hikari, namun ia masih tetap terpaku di tempatnya. Tiba-tiba aku teringat pembicaraan orang tuaku tentang seorang tetangga di komplek ini yang akan pindah rumah. Mungkinkan itu Hikari? Batinku. Aku mencoba membuang jauh-jauh pikiran itu, aku yakin Hikari akan tetap tinggal disini bersamaku.

“Kamu kenapa diam saja, Hikari?” tanyaku.

Hikari hanya diam seribu bahasa.

“Apa benar keluargamu mau pindah dari kota ini?” tanyaku kembali.

Hikari tampak kaget, tapi ia masih tetap bergeming. Aku kembali melanjutkan permainan layanganku, walau awan hitam mulai tampak memenuhi langit sore itu. Aku tahu Hikari tidak suka berbohong, dan mungkin benar ia akan pergi, tapi aku tidak bisa membayangkan hari-hariku tanpa Hikari, tanpa canda tawanya ketika mengulur layangan di padang rumput ini.

Tiba-tiba sebuah layangan berwarna biru melayang disamping layanganku. Aku langsung menoleh ke belakang. Benar saja, Hikari sudah mengulur kembali layangannya. Aku tersenyum gembira. Kulihat layangan Hikari sudah mulai jauh meninggalkan layanganku. Aku tidak mau kalah, aku langsung mengulur layanganku lebih jauh lagi.

Layangan Hikari terbang semakin tinggi, jauh, dan semakin jauh. Dengan cepat akupun terus mengulur layanganku, terus, dan terus kuulur sampai benang layanganku hampir mencapai ujungnya. Layanganku sudah tidak bisa lagi mengejar layangan biru Hikari, hingga akhirnya aku sadar bahwa layangan biru itu sudah terlepas dari tangan pemiliknya. Hikari sudah menghilang dari tempatnya.

Badanku lunglai, aku langsung merebahkan diriku sambil menatap nanar pada langit yang mulai dihiasi oleh kilatan petir.

Hujan belum turun, tapi kenapa kamu meninggalkan aku?
Bukankah hanya hujan yang bisa memisahkan kita?

Mataku terus memandangi langit, memperhatikan layangan biru yang hampir hilang dari pandangan. Layangan itu terbang semakin tinggi, membawa pergi semua kenangan tentang Hikari, layangan, dan padang rumput ini.

Ditulis oleh Ganjar Maulana untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat disini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s