[Tema 10] Bisu Dustamu

Air gemercik berjatuhan
Disebuah taman daku terdiam.
Pikiran menerawang ke awang-awang.
Dengan perasaan penuh kebimbangan.

Apa yg hendak kau katakan ?
Kenapa cuma kerutan bibir yang kau tunjukkan.
Apa itu tanda sebuah perpisahan.
Mungkinkah kau sudah bosan.

Hei, tengoklah disudut taman sebentar.
Disitu terpampang ayunan yang sembab nan kusam.
Bersanding bersebelahan.
Namun tak pernah berhadapan.

Kenapa kau masih selalu diam.
Disini hadir disudut batinku.
Membawa asa untuk bergandengan denganmu.
Bersembunyi kita dalam malam yang sendu.
Basahi raga kita karna hujan telah beradu.

Siapa kira ada keberanian.
Yang ada hanya ketakutan.
Siapa kira ketegasan datang.
Yang ada hanya kebohongan.
Apa kau tahu.
Aku masih menunggu.
Sang elang yang kiranya jatuhkan batu.

Ditulis oleh Aris Kemaki untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat disini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s