[Tema 11] Senyumanmu

Matahari di siang ini bersinar dengan redupnya. Sang surya bersembunyi malu-malu di balik awan. Dua sahabat karib sedang bercengkrama dengan asyiknya di atas pasir putih laut Okinawa. Yang satu sedang bermain-main dengan pasir dan membuat sebuah istana kecil, sedangkan yang satunya lagi sedang berguling-guling di tanah menghitung awan yang beriak-riak di langit.

“Yuna, lihat deh awan yang itu. Mirip Shiro-chan ya?” Celoteh Suzu membicarakan anak kucingnya yang baru beberapa minggu saja usianya.

“Hmm.” Jawab Yuna asal sambil terus membangun istana pasirnya.

“Kamu sampai kapan disini?” Tanya Suzu kemudian.

Suzu memang selalu berceloteh tidak ada habisnya. Selalu saja ada sesuatu hal yang diutarakannya pada Yuna. Yuna dan Suzu selalu bersama-sama sejak kecil, mereka bertemu pertama kali saat di taman kanak-kanak. Sejak saat itu, mereka tidak bisa dipisahkan. Tetapi setahun yang lalu, keluarga Yuna tiba-tiba harus pindah ke Tokyo. Jauh dari Suzu.

Yuna terdiam sejenak dari aktivitasnya, “lusa aku pulang.” Katanya lirih.

“Baiklah. Kalau begitu, ayo kita keliling kota. Kebetulan aku bawa kamera punya ayah.” Balas Suzu menyembunyikan rasa kecewanya.

“Tunggu dulu. Aku mau menyelesaikan ini dulu.” Balasnya cepat.

Suzu berdiri dengan tiba-tiba. Seluruh pasir kering yang menempel pada tubuhnya meluruh dengan cepat. Ia menarik tangan Yuna dengan tidak sabar. “Yuna… ayo.” Desaknya.

“Iya iya, ayo.” Balasnya sambil tersenyum manis pada Suzu.

Dua gadis cilik itu berlarian sepanjang pantai menuju ke tempat sepeda mereka di parkirkan. Mereka mendiskusikan beberapa tempat yang akan mereka tuju. Suzu yang periang ingin pergi ke kolam renang, sedangkan Yuna yang kalem lebih suka pergi mengunjungi akuarium bawah laut di kotanya.

“Karena Yuna akan pulang ke Tokyo dua hari lagi. Maka… kita pergi ke tempat yang paling Yuna inginkan saja.” Kata Suzu mengabulkan keinginan Yuna.

Yuna bersorak gembira dan langsung merangkul tubuh sahabatnya. Kemudian mereka mengayuh sepeda mereka cepat-cepat berbalapan menuju akuarium tersebut. Angin hangat menerbangkan rambut mereka hingga berkibar-kibar. Mereka memacu sepedanya berkelok-kelok sambil tertawa riang.

Tidak terasa mereka telah tiba di pelataran akuarium itu. Yuna dan Suzu langsung memarkirkan sepeda mereka dan mulai memasuki bangunan itu. Mereka disambut oleh fauna laut beraneka ragam dan berwarna-warni. Suzu mulai berceloteh dengan riang lagi. Membaca setiap petunjuk yang tertera di kaca akuarium.

“Yuna, berdirilah disana. Akan aku foto. Senyum yang manis ya.” Ucapnya. Bunyi klik pada kamera merekam momen Yuna yang sedang tersenyum dengan cerahnya. Suzu pun mengingat gambaran itu di dalam kepalanya.

Mereka berputar-putar di dalam akuarium dengan tidak mengenal lelah. Berlarian kesana-kemari dan memfoto setiap detil yang menarik. Tiba-tiba Yuna memeluk Suzu dari belakang.

“Suzu. Terima kasih ya untuk dua minggu ini.” Ucapnya sedih.

Suzu mencengkram lengan Yuna yang melingkar pada tubuhnya dengan erat.

“Berjanjilah akan datang kesini lagi.”

“Aku janji.” Yuna mulai terisak.

Tiba-tiba Suzu melepaskan rangkulan Yuna dan berbalik berhadapan dengannya.

“Selamanya teman.” Katanya sambil menyodorkan tangan kanannya untuk bersalaman.

Yuna menghapus air mata yang jatuh di pipinya lalu menyambut sodoran tangan itu.

“Iya. Teman selamanya.”

“Jangan menangis. Ayo  kita buat kenangan sebanyak-banyaknya dengan wajah penuh senyum dan tawa.” Ucap Suzu.

Yuna mengangguk menyetujui lalu kemudian mereka kembali saling menghiasi wajah keduanya dengan senyum.

Berlatarkan sebuah akuarium raksasa dengan lima ekor penyu di dalamnya, mereka saling berpegangan tangan. Senyum salah satu dari mereka dapat menjadi semangat dan penguat bagi yang lainnya. Maka terus tersenyumlah… wahai sahabatku. Hari akan menjadi lebih sempurna jika kamu terus tersenyum. Ucap Suzu dalam hati.

Mereka saling percaya bahwa hari esok akan baik-baik saja. Walaupun mereka terpisahkan ruang dan waktu, tapi hati mereka saling tertaut.

Ditulis oleh Tammy Rahmasari untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat disini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s