[Tema 13] Gadis Yang Dirantai

Demi siapa aku hidup?
Untuk apa aku hidup?

Kata-kata itu terus terngiang di pikiranku sepanjang malam ini. Aku, Najma, 13 tahun, seorang yatim piatu yang hidup di negeri yang penuh dengan peperangan. Malam ini aku terus berjalan melewati jalanan Gaza yang sepi sambil memandangi langit yang dipenuhi oleh taburan bintang. Aku terus berjalan ke arah utara agar tetap bisa memandang gugusan bintang Andromeda1, gugusan bintang yang paling aku sukai.

Sewaktu kecil ibuku sering mengenalkan kepadaku berbagai macam gugusan bintang yang ada di langit malam. Tapi aku paling suka pada rasi bintang berbentuk huruf A, ibuku bilang itu namanya Andromeda, gugusan bintang itu hanya terlihat di langit utara setiap musim gugur.

Dinginnya angin malam benar-benar menusuk kulitku. Sejenak, aku mengencangkan syal hijau yang terikat di leherku. Syal ini adalah satu-satunya peninggalan ayahku. Dia sering memakai syal ini ketika pergi berperang melawan tentara Israel. Namun ditangan para tentara itu pulalah ayahku meninggal, begitu pula dengan ibu dan adikku, mereka menjadi korban roket yang membombardir perkampunganku.

Semenjak kematian orang tuaku, aku selalu hidup dalam ketakutan. Suara senapan dan ledakan bom hampir selalu kudengar sepanjang hari. Aku hanya bisa berdiam di tempat persembunyian bersama anak-anak yang lain, karena orang-orang dewasa melarangku untuk pergi. Setiap hari kami terus dihantui terror, tangisan, serta kematian.

Aku terus bertanya pada diriku sendiri untuk apa aku hidup. Setiap hari aku selalu merasa terpenjara, apakah aku dilahirkan untuk ini? Bukankah manusia dilahirkan untuk bebas? Aku ingin sekali merasakan kebebasan seperti anak-anak yang lain. Namun apa daya, aku terus hidup dalam kurungan, dirantai oleh ketakutan dan kesedihan.

Malam ini aku kabur dari camp persembunyian. Aku tahu sangat berbaaya bagi seorang anak kecil sepertiku untuk keluar di malam hari. Tapi aku tak perduli, aku hanya ingin merasakan kebebasan. Dan yang paling penting aku ingin melihat kelipan gugusan bintang Andromeda di langit sana.

Malam semakin larut, aku terus berjalan menyusuri jalan dipinggir kota ini. Tidak ada satupun tanda-tanda kehidupan disini. Aku tak hentinya memandangi langit, sambil sesekali berlari-lari kecil sambil melompat-lompat untuk mengusir hawa dingin yang menyelimutiku. Seperti ada sebuah beban yang lepas, aku merasa sangat bahagia malam ini.

Apakah bintang-bintang itu akan kembali lagi besok? Ah, entahlah, aku tak tahu apa yang akan terjadi esok hari. Bahkan aku pun tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada diriku besok. Tapi aku tak perduli, sekarang aku hanya ingin menikmati malam ini bersama kilauan cahaya bintang. Aku bahagia sekarang.

It’s happy line…

*****

Dorr..!!

Sebuah peluru tepat menembus dada seorang gadis kecil. Ia langsung tumbang, bajunya memerah berlumuran darah.

“Kenapa kau tembak anak kecil itu?” bisik seseorang berbaju tentara kepada temannya.

“Dia memakai syal Hamas, mungkin dia seorang mata-mata” jawab temannya.

“Tapi dia kan anak perempuan?” Tanyanya lagi setengah membentak.

“Sama saja, suatu saat dia juga akan melawan kita, dan mungkin akan membunuh kita. Bukankah lebih mudah membunuh anak singa daripada membunuh induknya, benar kan?” jawabnya lagi.

Dijalan itu, seorang anak perempuan terkulai tak bernyawa. Namun ia tampak tersenyum, wajahnya memandang kelangit utara Gaza, ke arah gugusan bintang yang bersinar paling terang malam itu, gugusan Andromeda, gadis yang dirantai.

________________

1Andromeda adalah suatu rasi bintang yang melambangkan putri Andromeda, seorang figur wanita dalam mitologi Yunani yang dirantai pada sebuah batu untuk diumpankan pada seekor monster laut.

Ditulis oleh Ganjar Maulana untuk #YUI17Melodies. Tulisan asli dapat dilihat disini

Advertisements

About yui17melodies

Blog ini dibuat dalam rangka proyek menulis #YUI17Melodies yang akan diselenggrakan selama 17 hari dengan menggunakan 17 lagu YUI yang berbeda setiap hari. Follow us : @YUI17Melodies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s