Tema 14 #MelodiHijauOranye

Selamat pagi dan selamat hari selasa…

Ketemu lagi di pengumuman tema keempat belas #MelodiHijauOranye. Dan tema lagu YUI yang dipilih kali ini adalah sumbangan dari @idYUILovers, yaitu…

Rain

Sudah tahu kan lagunya? Yuk disimak terjemahan lirik Bahasa Indonesianya:

Kusadari malam itu kita janji bertemu
Di cermin itu kurefleksikan pertanyaanku

Dengan mantel putih, seraut wajah murung
Sebenarnya aku berharap sesuatu
Taksi begitu sulit kuperoleh
Di jalanan umum, tergesa-gesa~

Tanpa payung suatu hal yang biasa
Berjalan berbasah-basah malam natal.
Ini bukan salah siapapun? Continue reading

[Tema 14] Unpredictable Future

Pikiranku melayang entah ke mana. Mataku memandangi keadaan sekitarku dengan tatapan yang tak karuan. Kadang memperhatikan, kadang cuma melihat sekilas. Ya, aku memang sedang dalam keadaan tak menentu. Aku baru saja memutuskan untuk berhenti kuliah.Tehnik informatika sepertinya bukan bidang yang ku inginkan. Namun orangtuaku di Makassar tetap saja memaksaku untuk kuliah dan memilih bidang tehnik untuk kepastian masa depanku.

Masa depan memang tak bisa diprediksi. Banyak orang yang sukses justru bukan di bidang yang ia pelajari bertahun-tahun di bangku kuliah. Banyak orang yang sukses justru bukan di bidang yang ia cita-citakan. Terkadang malah hal yang tidak pernah ia lakukan yang membawanya pada kesuksesan. Dan sekarang ku pikirkan itu di sudut kamarku yang berantakan. Seberantakan suasana hatiku saat ini.

“Baiklah! Aku harus memulai kehidupan baruku. Aku sudah memilih jalan hidupku, tak ada lagi hal yang harus disesalkan.” Teriakku dalam hati hanya untuk memancing semangatku. Continue reading

[Tema 14] Nebula

“Kacau.”

Cermin yang menggantung di depan Sasha seakan berkata kepadanya. Rambut yang acak-acakan serta bagian bawah matanya yang menghitam membuat ia merasa ngeri saat melihat sosok dirinya yang terpantul di cermin.

“Kau gagal…”

Sebuah suara berseru dalam pikirannya. Ya, ia memang gagal dalam mengikuti ujian masuk ke sebuah perguruan tinggi. Sasha masih ingat bagaimana ekspresinya saat membaca pengumuman yang dimuat hari ini di sebuah surat kabar. Namanya memang ada, tapi bukan pada jurusan yang diinginkannya. Yang bisa ia lakukan selanjutnya hanya mengurung diri dalam kamar, mematikan lampu dan menangis di sudut kamar sambil memeluk kedua lututnya. Menyedihkan memang, tapi begitulah kenyataannya.

Lagi-lagi Sasha bergidik saat melihat tampilan dirinya di cermin, lalu memutuskan untuk menjauh saja dari benda persegi itu. Ia lalu beranjak ke arah jendela, dan membiarkan angin malam memenuhi kamarnya yang gelap. Sebuah bintang yang redup menarik Continue reading

[Tema 14] Kemenangan

Memandang dunia masa depan
Penuh dengan gemerlap cahaya
Bumi berotasi
Kala asmara menyerbu
Kau seakan jatuh ke jurang

Ini bukanlah bunga tidur
Kita pasti akan menaklukan hidup
Walau semuanya masih tersamar
Air mata menghujanimu
Kau mencari jalan tuk raih harta karun
Sama denganku
Lalu kita kehilangan arah

Bersama kita rayakan kemenangan
Jangan biarkan semangatmu pudar
Buang semua ragu Continue reading

[Tema 14] Saat Kita Bermimpi

Indah
Aku membayangkan
masa depan yang indah
Sebuah realita wajar
di masa muda
Tapi, bagaimana ku mewujudkannya?
Aku tak ingin cinta ini
menghambat jalanku
Aku tak ingin menjadi pengecut
Hanya meratapi
Memandangi masalah-masalah itu

Akan kucari jawabnya
Cinta ini
membuatku percaya diri
Ya, kita bisa meraih kejayaan
Jangan takut
Jangan hindari kegagalan itu
Jangan menangis
Kau bersamaku

Kau tahu?
Aku terus memikirkan
masa depanku
Di kamar kecil ini Continue reading

[Tema 14] Sebuah Mimpi

Ada mimpi diujung pintu yang belum mampu teraih
Perasaan pengecut ini tak dapat terelakkan
Memikirkan langkah yang terbaik
Jiwa mudaku akan ku tumbuhkan dalam perjalanan waktu

Terkadang kita tersandung
Terkadang kita tersesat
Lalu menangisi kegagalan
Kemauan yang kuat adalah kuncinya

Masa depan masih jauh
Ada banyak rintangan yang harus dihadapi
Ku harap tekatku tak akan tergoyahkan
Bagai perahu layar yang terombang-ambing di tengah lautan Continue reading